A. B. Zuhair*)
Sejak awal millennium ini, khususnya di Indonesia sering kita dengar tentang munculnya kembali beberapa orang yang mengaku dirinya sebagai nabi, atau sering kita menyebutnya dengan nabi palsu (mutanabby). Dan obyek dakwah mereka tak lain adalah kalangan awam Muslimin yang tampaknya begitu mudah tertarik dan bahkan sampai mengunggulkan ajaran mereka daripada ajaran Alquran dan Sunnah Muhammadiyah. Fenomena ini sungguh mengejutkan, mengingat Indonesia dikenal sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Ataukah mungkin ini menunjukkan masih lemahnya kepedulian para pemimpin kita terhadap kemurnian agama terbesar bangsanya?