Oleh: Zarnuzi Ghufron *)
Muqodimah
Nabi Muhammad saw selain sebagai nabi dan rasul, beliau juga adalah sebagai penutup para nabi (Khotamun Nabiyiin) sehingga risalah (kerasulan) beliau menjadi penutup risalah para rasul, karena nubuwah (kenabian) telah ditutup, sedangkan setiap rosul adalah pasti nabi. Oleh karena itu, tidak akan ada syariat baru setelah syariat Nabi Muhammad saw.
Di dalam agama Islam, keyakinan bahwa Nabi Muhammad adalah sebagai nabi yang terakhir adalah bagian dari pondasi agama, sehingga orang yang mengingkari keyakinan ini bisa menjadi kafir dan keluar dari agam Islam . Keyakinan ini selain berdasar pada al-Quran dan Hadis Mutawatir, juga telah menjadi Ijma para sahabat nabi dan para ulama. Oleh karena itu, para sahabat nabi semuanya sepakat untuk memerangi Musailamah al-Kazhab dan menghukuminya sebagai orang murtad dan kafir dikarenakan dirinya mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad dan dia menolak untuk diajak bertobat. Dan tidak ada satupun dari sahabat nabi yang keluar dari kesepakatan tersebut. Musailamah adalah orang pertama yang mencoba membuka pintu kenabian di dalam Syariat Nabi Muhammad, dan setiap nabi palsu di zaman setelahnya adalah mengikuti jejak dirinya . Gelar al-Kazab (Sang Pembohong) yang disandang Musailamah adalah gelar yang diberikan oleh Nabi Muhammad kepadanya, hal ini adalah sebagai salah satu bukti bahwa nabi mengingkari pengakuan Musailamah sebagai nabi.
Muqodimah
Nabi Muhammad saw selain sebagai nabi dan rasul, beliau juga adalah sebagai penutup para nabi (Khotamun Nabiyiin) sehingga risalah (kerasulan) beliau menjadi penutup risalah para rasul, karena nubuwah (kenabian) telah ditutup, sedangkan setiap rosul adalah pasti nabi. Oleh karena itu, tidak akan ada syariat baru setelah syariat Nabi Muhammad saw.
Di dalam agama Islam, keyakinan bahwa Nabi Muhammad adalah sebagai nabi yang terakhir adalah bagian dari pondasi agama, sehingga orang yang mengingkari keyakinan ini bisa menjadi kafir dan keluar dari agam Islam . Keyakinan ini selain berdasar pada al-Quran dan Hadis Mutawatir, juga telah menjadi Ijma para sahabat nabi dan para ulama. Oleh karena itu, para sahabat nabi semuanya sepakat untuk memerangi Musailamah al-Kazhab dan menghukuminya sebagai orang murtad dan kafir dikarenakan dirinya mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad dan dia menolak untuk diajak bertobat. Dan tidak ada satupun dari sahabat nabi yang keluar dari kesepakatan tersebut. Musailamah adalah orang pertama yang mencoba membuka pintu kenabian di dalam Syariat Nabi Muhammad, dan setiap nabi palsu di zaman setelahnya adalah mengikuti jejak dirinya . Gelar al-Kazab (Sang Pembohong) yang disandang Musailamah adalah gelar yang diberikan oleh Nabi Muhammad kepadanya, hal ini adalah sebagai salah satu bukti bahwa nabi mengingkari pengakuan Musailamah sebagai nabi.